Assalamu'alaikum
Hai pembaca blogger,di blog pertama ku ini,aku ingin sedikit membagikan kisah kehidupan ku.
Pada lima tahun yg lalu tepatnya tanggal 1 maret 2013,aku sedang berduduk santai dengan ayahku,tetapi entah kenapa tiba-tiba ayahku kejang-kejang sambil memegang dadanya,lantas akupun memanggil mamaku,dan memanggil dokter dan ternyata ayahku sudah tiada.Saat itu kondisiku sangat shock dan sangat sulit untuk menghubungi keluarga ku yang lain,hingga akhirnya tetanggaku yang menelfon semua anggota keluarga besar ku,pada saat ayah meninggal kakakku sedang mengaji dia dikabarin kalau ayah sudah meninggal tetapi dia tidak percaya hingga akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah dan sesampainya dirumah kakak ku tidak percaya kalau ayaj sudah tiada hingga akhirnya kakakku terjatuh pingsan.Sampai pukul 23.00 ambulan datang untuk membawa ayahku kerumah bibiku yaitu di gunung sahari jakarta pusat,sesampainya di rumah bibi semua keluarga tidak percaya kalau ayahku sudah tiada. Ayahku dikenal sebagai orang yang baik,tidak sombong,dan ramah kesiapapun. Hingga esok paginya ayahku dimandikan,dikafani dan disholatkan sebelum dibawa keperistirahatan terakhirnya di banten. Sesampainya dibanten,ayahku langsung dibawa kelokasi pemakaman. Pada saat ayah ku ingin dimasukan kedalam liang lahat aku sempat tidak percaya,hingga akhirnya aku pingsan dan dibawa pulang sehingga aku tidak dapat melihat proses pemakaman ayahku,kini 5 tahun telah berlalu,aku,mama dan kakak hidup ber3 dan saling membantu satu sama lain.Bersama-sama mencari uang,mengerjakan tugas rumah. Dan sekarang aku telah bersekolah sampai kelas 7 smp dan aku bersekolah di Smp-n 5 jakarta pusat,kakakku bersekolah di Smk kencana jakarta utara.Ibuku bukanlah seorang yg bekerja dikantoran,ibuku hanyalah seorang pedagang tukang kopi yg penghasilan tiap harinya tidak menentu,walaupun begitu aku sangat bangga mempunyai seorang ibu seperti dia,yg rela berjuang demi kehidupan anak-anaknya.
Sekiranya sampai sini saja blog saya.
Kurang lebihnya mohon maaf.
Saya mempunyai kata-kata bijak untuk hari ini "Walaupun kita hidup serba kekurangan,janganlah memandang kekurangan itu tapi lihatlah dari cara kita berjuang,lihatlah masih banyak orang yang tidak seberuntung kita yang bisa makan tiap hari walaupun hanya nasi dan garam"
Walhitaufiq wal hidayah wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarakatuh